<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Corat - Coret Ad0n &#187; Opini</title>
	<atom:link href="http://blog.kayong.or.id/category/opini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.kayong.or.id</link>
	<description>Sisi terdalam seorang Ad0n</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Oct 2011 07:45:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Monster &#8220;Kutu Air&#8221; di Ancol ?</title>
		<link>http://blog.kayong.or.id/opini/monster-kutu-air-di-ancol/</link>
		<comments>http://blog.kayong.or.id/opini/monster-kutu-air-di-ancol/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 02:11:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donnie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[kutu air ancol]]></category>
		<category><![CDATA[monster ancol]]></category>
		<category><![CDATA[monster kutu air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.kayong.or.id/?p=279</guid>
		<description><![CDATA[Terlepas dari  kebenaran Monster  &#8217;Kutu air&#8217; ini ditemukan di Ancol atau bukan, satu kata saja &#8220;MENGERIKAN&#8221;. Waspadalah yang seneng bermain-main di air, kenyataannya mahluk &#8216;sadis&#8217; itu memang benar-benar ada, bisa di mana saja.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terlepas dari  kebenaran Monster  &#8217;Kutu air&#8217; ini ditemukan di Ancol atau bukan, satu kata saja &#8220;MENGERIKAN&#8221;. Waspadalah yang seneng bermain-main di air, kenyataannya mahluk &#8216;sadis&#8217; itu memang benar-benar ada, bisa di mana saja.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/BKEWnomF_Bw&amp;hl=en&amp;fs=1" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/BKEWnomF_Bw&amp;hl=en&amp;fs=1" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.kayong.or.id/opini/monster-kutu-air-di-ancol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Usaha ala Tionghoa</title>
		<link>http://blog.kayong.or.id/opini/usaha-ala-tionghoa/</link>
		<comments>http://blog.kayong.or.id/opini/usaha-ala-tionghoa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2008 05:48:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donnie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[tionghoa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.kayong.or.id/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang tidak setuju dengan pendapat Dr Beni Bevly tentang usaha ala tionghoa di bawah ini ?? Saya sendiri sangat setuju, apa yang dipaparkan beliau..emang demikian adanya. Sebagai seorang Tionghoa muda yang juga berwiraswasta, point demi point yang dipaparkan beliau &#8230; <a href="http://blog.kayong.or.id/opini/usaha-ala-tionghoa/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang tidak setuju dengan pendapat Dr Beni Bevly tentang usaha ala tionghoa di bawah ini ?? Saya sendiri sangat setuju, apa yang dipaparkan beliau..emang demikian adanya. Sebagai seorang Tionghoa muda yang juga berwiraswasta, point demi point yang dipaparkan beliau saya rasakan benar, apalagi yang tentang peranan Orangtua yang begitu besar mendidik anaknya yang masih kecil untuk turut andil dalam bisnis.<br />
**Sebuah kenangan, bagaimana papa mengajari saya untuk melayani pembeli di toko, bagaimana harus menakar rempah-rempah tanpa timbangan,  bagaimana mengenali jenis-jenis rempah yang jumlahnya puluhan jenis itu&#8230;. sewaktu saya masih di bangku SD <img src='http://blog.kayong.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> <span id="more-257"></span></p>
<blockquote><p>Berikut adalah interview yang dilakukan oleh Majalah Duit dengan Dr. Beni Bevly mengenai usaha ala Tionghoa:</p>
<p>Majalah Duit (MD): Bolehkah anda menyebutkan prinsip-prinsip memulai usaha mau pun berbisnis orang Tionghoa yang anda selalu ingat/pertimbangkan dan yakini kebenarannya?</p>
<p>Beni Bevly (BB): Pertama, usaha keras, berani mencoba dan tidak takut gagal, memulai dengan apa adanya. Agaknya poin inilah yang menjadi kelebihan utama dari para pengusaha Tionghoa. Dalam keluarga Tionghoa, kerja keras bukanlah hal yang aneh. Mereka sudah terbiasa lembur hingga pagi. Jika ada kesempatan, seperti hari menjelang Lebaran, mereka tahu bahwa permintaan akan meningkat, maka mereka akan bekerja keras untuk memenuhi permintaan tersebut karena mereka menyadari bahwa Lebaran hanya satu kali dalam satu tahu. Moto orang Tionghoa dalam kerja keras yang sering saya dengar adalah “Kita harus bisa memindahkan gunung” dan “Kita harus bisa seperti orang lain walaupun kita melakukannya 100 kali lebih keras dari mereka.”</p>
<p>Orang Tionghoa pada umumnya berani memulai suatu usaha dan tidak takut gagal. Mereka mempunyai sense of urgency yang tinggi. Mereka sering berpendapat, “Jika tidak memulai sekarang, kapan lagi?” Gagal bukanlah hal yang menakutkan karena umumnya mereka selalu memulai usaha dengan apa adanya dan dari bawah.</p>
<p>Kedua, mengumpulkan informasi dan belajar. Sebelum terjun ke suatu bidang usaha, umumnya orang Tionghoa akan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin. Mereka tidak segan pergi ke saudara, teman, dan bahkan pihak yang tidak mereka kenal. Setiap pembicaraan dengan siapa saja mereka untuk menanyakan usaha yang akan mereka tekuni. Kemanapun mereka pergi, mereka akan membuka mata dan telinga lebar-lebar. Dengan kata lain mereka sangat mahir melakukan survey terhadap usaha yang akan mereka geluti.</p>
<p>Selain itu, mereka juga tidak segan untuk belajar. Cara belajar yang umum dari mereka adalah bekerja untuk orang yang usahanya serupa. Setelah yakin telah menguasai cukup informasi dan keterampilan mereka akan berusaha sendiri.</p>
<p>Ketiga, melakukan perencanaan. Perencanaan yang paling umum dilakukan oleh orang Tionghoa adalah melihat dari segi untung-ruginya suatu usaha. Dalam bahasa akademis, mereka mempertimbangkan visibility usaha yang akan mereka jalankan. Berapa banyak ongkos yang akan dikeluarkan, bagaimana cara mendapatkan bahan baku/material, bagaimana mempersiapakan produk mereka, siapa yang akan beli, akan dijual dimana, kapan kembali modal, dan berapa keuntungannya merupakan faktor utama yang mereka pertimbangkan.</p>
<p>Perencanaan mereka juga sangat memperhatikan efektifitas (tujuan tercapai) dan efisiensi (tepat cara, tanpa banyak mengorbankan waktu dan tenaga) usaha yang mereka geluti.</p>
<p>Keempat, membina relasi. Walaupun orang Tionghoa sangat kompetitif, tetapi mereka selalu sadar bahwa membina relasi adalah salah satu kunci keberhasil usaha mereka. Untuk membina hubungan baik mereka tidak ragu untuk mengeluarkan pengorbanan tertentu, seperti pemberian hadiah, mengundang makan dan melakukan entertain terhadap relasi mereka.</p>
<p>Siapa saja yang bisa membantu melancarkan dan mengembangkan usaha adalah relasi mereka. Dengan pembinaan relasi yang baik, akan terbuka kerja sama yang saling menguntungkan.</p>
<p>Kelima, kemampuan administratif dan inventory control. Agaknya banyak orang lupa akan hal yang satu ini. Orang Tionghoa sangat sadar akan pentingnya kemampuan dalam beradministrasi dan melakukan mengontrolan inventory. Mereka sangat memperhatikan secara terperinci setiap kegiatan usaha mereka dan merekamnya dalam catatan. Karena itu mereka tahu betul bagaimana neraca keuagan mereka dan persediaan inventory mereka.</p>
<p>Sebagai contoh, jika kita hendak belanja sesuatu di toko orang Tionghoa sangatlah jarang bahwa mereka sampai kehabisan persediaan.</p>
<p>Keenam, kemampuan pemasaran. Kemampuan pemasaran orang Tionghoa umumnya ditunjang oleh kemampuan mereka dalam memenuhi kebutuhan dan kemauan pelanggan dan kemampuan menentukan harga jual dari suatu produk secara tepat. Dari proses ini, maka terjadilah penyebaran iklan gratis dari mulut kemulut.</p>
<p>Untuk pengusaha yang cukup besar, mereka melakukan positioning secara professional dengan mensponsori kegiatan tertantu dan pemasangan pengiklanan melalui media cetak dan media digital.</p>
<p>Ketujuah, mendelegasikan. Orang Tionghoa sadar betul bahwa untuk mengembangkan suatu usaha agar menjadi besar, mereka harus bisa mendelegasikan pekerjaannya. Syarat utama pendeligasian adalah bahwa orang atau karyawan mereka harus bisa dipercaya. Karena itu, mereka cenderung mencari orang yang sudah dikenal lama dan terbukti bisa dipercaya. Bagi mereka keahlian berusaha bisa diajarkan, tetapi kebercayaan tergantung dari masing-masing kepribadian.</p>
<p>Karena sistem kepercayaan ini jugalah maka, mereka tidak segan-segan meminta anak mereka yang masih kecil untuk membantu usaha mereka. Di lain pihak, anak mereka yang sudah terbiasa terekspos dengan usaha orang tuanya, membuat sang anak tumbuh dengan naluri usaha yang mendarah daging.</p>
<p>Kedelapan, mendiversifikasi. Pengusaha Tionghoa tidak mudah merasa puas dan cukup atas usaha mereka. Mereka selalu berusaha untuk memperluas usahanya. Salah satu caranya adalah dengan melakukan deversifikasi produk.</p>
<p>Mereka cenderung mempunyai keinginan untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan pelanggannya. Mereka ingin agar pelanggannya hanya datang ke mereka. Untuk itu, mewujudkan keinginan ini, cara yang paling tepat adalah berani melakukan deversifikasi produk.</p>
<p>Kesembilan, mengolah keuangan. Tidak ada istilah “uang mati” dalam kamus berdagang ala orang Tionghoa. Mereka selalu mempekerjakan uang tersebut supaya bisa berlipat ganda. Cara yang paling umum dilakukan adalah menanamkan modal kembali ke usaha mereka. Hal ini bisa dilakukan untuk memdirikan usaha baru atau untuk membesarkan usaha yang telah ada.</p>
<p>Mental untuk melipatgandakan uang memang sudah tertanam dari kecil di lingkungan keluarga mereka. Contohnya, jika mereka menerima pemasukan Rp.100, maka mereka akan menyimpan paling tidak Rp. 25 dan sisanya ditanamkan kembali keusaha mereka dan untuk kebutuhan hidup mereka.</p>
<p>MD: Bolehkah anda menceritakan contoh bagaimana Bapak menerapkan prinsip tersebut dalam bisnis Bapak?</p>
<p>BB: Contoh prinsip yang sering saya terapkan adalah perencanaan yang baik dan kerja keras. Prinsip perencanaan yang baik adalah untuk mencapai keefektifan dan keefisiensian dalam proses kerja. Prinsip kerja keras adalah bagaiman memotivasi saya sendiri dan karyawan saya untuk tidak cepat putus ada.</p>
<p>Ketika saya masih remaja dan tinggal dengan orang tua, salah satu bisnis mereka adalah garmen atau perusahaan pembuat pakaian jadi. Pada masa tertentu, seperti bulan Ramadan, permintaan (demand) meningkat sedangkan output produksi menurun karena banyak kaeyawan yang berpuasa. Walaupun demikian, ayah saya tidak pernah menyerah dengan keadaan ini. Ia menyusun perencanaan yang matang dengan memilah proses produksi tertentu yang tidak cepat melelahkan ditugaskan pada karyawan yang berpuasa. Kami yang tidak berpuasa diminta untuk lembur dengan diberi imbalan yang lebih banyak.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini, ayah saya sering memotivasi dengan berkata, “Ayo, kita bisa memindahkan gunung .” Pengalaman seperti sering saya terapkan dalam usaha saya sekarang ini.</p>
<p>MD: Bagaimana cara orang tua anda menanamkan nilai-nilai/prinsip-prinsip tersebut kepada anda atau anak-anaknya?</p>
<p>BB: Agaknya jawaban dari pertanyaan ini adalah inti kesuksesan dari bisnis keluarga orang Tionghoa, yaitu warisan nilai-nilai atau prinsip-prinsip usaha yang berhasil diturunkan oleh orang tua Tionghoa kepada anak-anaknya. Sebagai contoh, jika kita pergi ke toko-toko orang Tionghoa, sering kali kita dilayani oleh anak mereka yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar. Tanpa merasa canggung, anak tersebut bisa melayani kita dengan mahirnya. Adalah hal yang wajar jika suatu saat ia tumbuh menjadi orang dewasa, maka ia sudah siap untuk berusaha.</p>
<p>Orang tua Tionghoa tidak pernah segan untuk melibatkan anaknya yang masih kecil dalam usaha mereka. Mereka sudah diberi tanggungjawab yang cukup besar untuk ukuran seorang murid SD. Mereka diajari setiap proses bisnis dari persiapan hingga sampai ke tangan pelanggan dan bagaimana menangani pelanggan setelah transaksi jual beli.</p>
<p>Anak-anak orang Tionghoa juga diajak kerja lembur, bahkan banyak dari mereka yang diajak bekerja sampai pagi tanpa tidur. Dalam proses kerja itu, mereka di dampingi oleh orang tua mereka. Pada kesempatan itu terjadi penurunan nilai-nilai cara berusaha dari orang tua mereka.</p>
<p>Melibatkan anak dari usia dini adalah cara yang paling ampuh dari orang tua mereka untuk membentuk anak mereka menjadi bisnismen tangguh di kemudian hari.</p>
<p>Hal ini searah dengan wejangan Kong Hu Cu, “Saya dengar dan saya lupa. Saya lihat dan saya ingat. Saya kerjakan dan saya ngerti.”</p></blockquote>
<blockquote><p>Dr. Beni Bevly adalah penulis buku <a href="http://www.overseasthinktankforindonesia.com/2008/05/07/aku-orang-cina/">“Aku Orang Cina? Narasi Pemikiran Politik Plus dari Seorang Tionghoa”</a> dan analist pada Overseas Think Tank for Indonesia, lingkar studi yang berlokasi di Kalifornia Utara, USA.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.kayong.or.id/opini/usaha-ala-tionghoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Annisa Rania, Bocah Indigo Ajaib Nan Jenius</title>
		<link>http://blog.kayong.or.id/opini/annisa-rania-bocah-indigo-ajaib-nan-jenius/</link>
		<comments>http://blog.kayong.or.id/opini/annisa-rania-bocah-indigo-ajaib-nan-jenius/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2008 05:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donnie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.kayong.or.id/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Barusan nonton di SCTV liputan tentang Annisa Rania dengan bukunya yang berjudul &#8220;Do Not Worry Everyone, Hope Is On The Way: The Messages of Nature&#8220;. Satu kata untuk Annisa, &#8220;Gilak&#8230;.TOP BGT dah ni anak&#8221;. Antara ada dan tiada, antara percaya &#8230; <a href="http://blog.kayong.or.id/opini/annisa-rania-bocah-indigo-ajaib-nan-jenius/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Barusan nonton di SCTV liputan tentang Annisa Rania dengan bukunya yang berjudul &#8220;<strong>Do Not Worry Everyone, Hope Is On The Way: The Messages of Nature</strong>&#8220;. Satu kata untuk Annisa, &#8220;Gilak&#8230;.TOP BGT dah ni anak&#8221;. Antara ada dan tiada, antara percaya dan ga percaya&#8230;tapi nih anak sungguh-sungguh ada dengan kemampuannya  yang &#8216;edan&#8217; itu.</p>
<p><span id="more-236"></span></p>
<blockquote><p>Annisa Rania Putri tergolong anak ajaib. Bocah kelahiran 5 Juli 1999 berusia sembilan tahun itu menguasai bahasa Inggris, Arab, Korea dan Belanda tanpa belajar secara formal. Kemampuannya itu datang tiba-tiba.</p>
<p>Bahkan dia juga mampu melihat hal-hal gaib yang tak bisa ditembus penglihatan orang awam. Dia bisa menjangkau masa depan, menyembuhkan orang sakit dan melatih meditasi orang-orang dewasa.</p>
<p>Bocah itu berceramah menggunakan bahasa Inggris di depan anggota pengajian padepokan Toha. Dalam ceramahnya, putri dari anggota TNIAD berpangkat kolonel itu bercerita soal makna berpuasa. Menurut Annisa, puasa penting bagi semua orang. Sebab, puasa akan menimbulkan energi cinta. Oleh karena itu, manusia butuh berpuasa karena   dengan berpuasa energi itu akan memuncak.</p>
<p>Dengan energi itu pula akan   tercipta sebuah kedamaian, perhatian kepada keluarga dan perhatian kepada   sesama insan manusia. &#8220;Dengan puasa kita bisa membuang energi negatif dan   menumbuhkan energi positif yakni energi cinta,&#8221; kata Annisa dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Dalam sesi tanya jawab, seorang penanya sempat menanyakan kondisi Indonesia yang penuh dengan bencana. Annisa dengan lantang menjawab, bencana yang menimpa Indonesia masih akan terus berlanjut.</p>
<p>&#8220;Saya melihat itu,&#8221; katanya. Lalu dia   meneruskan, &#8220;Saya tidak akan menceritakan bencana apa yang akan terjadi di kemudian hari. Sebab  kalau saya ceritakan akan menimbulkan kegelisahan dan pikiran-pikiran buruk dari orang-orang. Nah pikiran buruk itulah yang justru akan menimbulkan bencana-bencana baru,&#8221; ujar Annisa. Dalam   pesannya, bocah ajaib yang bisa merancang rumah, mengoperasikan komputer, dan   menyanyi, itu mengajak semua umat manusia untuk berdamai.</p>
<p>Sebagai bukti kemahirannya merancang bangunan, rumah bertingkat empat di Jl Janur   Hijau, Kelapa Gading, Jakarta. Kelebihan lain dari Annisa adalah mampu menginstal komputer sendiri. Menurut Ny Yenni, keajaiban Annisa mulai terlihat sekitar medio Oktober 2002 lalu.</p>
<p>Ia melihat bunga besar yang ada di dekat dinding tembok rumahnya padahal sang ibu tidak melihat apapun. Hal lainnya, ia tidak menyebut ibu kepada Laksmi melainkan hanya sebutan biasa saja. &#8220;Saya lebih tua dari Yenni (nama ibunya),&#8221; kata Annisa. Menurut Yenni, sang ibu, tidak ada keistimewaan saat Annisa dilahirkan. Hanya saja, ia terpaksa menjalani operasi caesar karena usianya saat  itu 35 tahun.</p>
<p>Menurut sejumlah pakar, kemampuan Annisa ini digolongkan sebagai anak indigo yaitu   secara fisik masih anak-anak namun batinnya tua (old soul).</p>
<p>Jika selama ini dia hanya menyebarkan ilmunya itu lewat ceramah-ceramah dan kuliah, Annisa kini mulai menjangkau lebih banyak orang melalui sebuah buku yang berisi kumpulan tulisannya. Buku itu berjudul Hope Is on the Way: Kumpulan Pesan Alam.</p>
<p>Malam kemarin, ditemani ayah-ibunya, Annisa  berbagi cerita tentang buku yang diluncurkan di Jakarta 29 Agustus lalu.</p>
<p>&#8220;Buku ini berisi kumpulan ceramah dan kuliah saya di berbagai tempat dan waktu. I just fixed some of them (saya cuma memperbaiki beberapa saja) sebelum diterbitkan,&#8221; tutur Annisa yang tak bisa berbahasa Indonesia.</p>
<p>Perihal bahasa ini, orangtua Annisa, pasangan dr Arwin SpKj dan Yenni Handojo, beberapa kali sempat miskomunikasi dengan anaknya itu.</p>
<p>&#8220;Suatu saat, karena beberapa kali kami sempat tidak menangkap bahasa Annisa, dengan polos dia berujar ‘kenapa kok orangtua saya bodoh begini’,&#8221; tutur Yenni yang tak pernah tersinggung tapi justru terhibur dan bersyukur memiliki anak Annisa yang dilahirkannya secara caesar di Jakarta, 5 Juli 1999.</p>
<p>Meski masih anak-anak, buku Annisa jelas bukan untuk konsumsi anak-anak. Bah kan, remaja pun belum tentu bisa mencerna pesan yang disampaikan Annisa dalam bukunya yang diterbitkan kelompok penerbit Gramedia itu.</p>
<p>Sebab, isi pesan-pesan dalam tulisan Annisa memang kelas berat, filosofis, dan mungkin baru bisa ditangkap oleh orang-orang dewasa atau yang sudah tercerahkan. Dia membahas, misalnya, tentang misteri kebijaksanaan, kasih, dan keadilan serta makna puasa.</p>
<p>Semua isi buku itu berasal dari ‘pesan-pesan alam’ yang bisa ditangkap Annisa kapan saja. Bisa tiba-tiba di sela-sela pembicaraan dengan orang lain, tapi kerap di keheningan malam.</p>
<p>&#8220;Kalau sedang mendapat ‘pesan alam’, tangan Annisa biasanya bergerak mencoret-coretkan ‘pesan alam’ itu atau bibirnya seperti mengucapkan sesuatu,&#8221; kata Yenni.</p>
<p>Kelebihan Annisa sudah diakui banyak pihak. Wapres Jusuf Kalla pernah mengundangnya, berbagai universitas terkenal telah memintanya untuk memberi ceramah, dan sebuah majelis taklim yang beranggotakan orang-orang kelas menengah atas di Jakarta kerap mengundang Annisa.</p>
<p>Bocah itu juga memberi pelatihan dan konsultasi pada beberapa kelompok meditasi di Jakarta. Kalau sampai sekarang Annisa belum bersekolah, bukan bebarti orangtuanya membiarkannya. &#8220;Tapi, ketika sekolah di dalam kelas justru gurunya yang belajar dari Annisa. Dia kemudian tak mau sekolah,&#8221; ucap Yenni.</p>
<p>Kemampuan berbahasa Inggris Annisa pun diperoleh secara alamiah. Setelah mulai bisa bicara saat berusia setahun lebih, tiba-tiba Annisa sudah cas cis cus dalam bahasa Inggris.</p>
<p>Keanehan lain, ketika belum lancar bicara, saat diajak menjenguk neneknya yang sakit, Annisa bilang ‘kembang’ dalam bahasa Inggris. Tak berapa lama, neneknya meninggal. Kembang tadi tampaknya isyarat kematian.</p>
<p>Saat ditanya apa cita-citanya, Annisa bilang ingin menjadi pengacara.(rileks-dharmajala/adm)</p>
<p>**<strong>sumber : dari hasil googling ketemulah http://www.dakiunta.com/content/bocah-ajaib-nan-jenius</strong></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.kayong.or.id/opini/annisa-rania-bocah-indigo-ajaib-nan-jenius/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Video mesum kontestan Kdi 5 asal Mejasem &#8211; Tegal</title>
		<link>http://blog.kayong.or.id/personal-side/video-mesum-kontestan-kdi-5-asal-mejasem-tegal/</link>
		<comments>http://blog.kayong.or.id/personal-side/video-mesum-kontestan-kdi-5-asal-mejasem-tegal/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2008 16:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donnie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Side]]></category>
		<category><![CDATA[video 3gp mesum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.kayong.or.id/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari ini dunia perlendiran tanah air kembali dihebohkan dengan munculnya video mesum ABG kontestan Kdi 5 asal Mejasem &#8211; Tegal. Sebenarnya kehebohan-kehebohan seperti ini bukan sesuatu yang bikin penasaran bagiku, secara untuk mendapatkan video mesum 3gp-nya bukanlah kerjaan yang &#8230; <a href="http://blog.kayong.or.id/personal-side/video-mesum-kontestan-kdi-5-asal-mejasem-tegal/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari ini dunia perlendiran tanah air kembali dihebohkan dengan munculnya <strong>video mesum ABG kontestan Kdi 5 asal Mejasem &#8211; Tegal.</strong> Sebenarnya kehebohan-kehebohan seperti ini bukan sesuatu yang bikin penasaran bagiku, secara untuk mendapatkan <strong>video mesum</strong> 3gp-nya bukanlah kerjaan yang susah untuk dilakukan <img src='http://blog.kayong.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> . Tapi berhubung TKP-nya adalah di Mejasem &#8211; Tegal, membuat diriku sedikit terpacu untuk selangkah lebih cepat mencari <strong>video mesum 3gp</strong>-nya ini. Berita-berita seputar Mejasem &#8211; Tegal membuatku teringat pada kisah masa laluku bersama si dia  -  <a href="http://designsdiary.blogspot.com" target="_blank">DesignsDiary</a> secara si dia ini kan aslinya dari Mejasem &#8211; Tegal, curiga juga jangan-jangan si dia ini yang ada di <strong>video mesum</strong> tersebut <img src='http://blog.kayong.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Pada penasaran  mo liad adegan  <strong>Video mesum</strong> kontestan Kdi 5 asal Mejasem &#8211; Tegal ini? silahkan didownload saja, tapi tidak  <a href="http://www.kampungmp3.com">download</a> di sini, silahkan dicari-cari aja. Di <strong>situs lendir</strong>ku di sebelah sana juga ada koq <img src='http://blog.kayong.or.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />   dan untung saja bukan si dia ini yang ada di adegan mesum itu haha.               <a href="http://designsdiary.blogspot.com" target="_blank"><br />
</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.kayong.or.id/personal-side/video-mesum-kontestan-kdi-5-asal-mejasem-tegal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aksi Prihatin Terhadap Skema Bisnis Anne Ahira</title>
		<link>http://blog.kayong.or.id/opini/aksi-prihatin-terhadap-skema-bisnis-anne-ahira/</link>
		<comments>http://blog.kayong.or.id/opini/aksi-prihatin-terhadap-skema-bisnis-anne-ahira/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2005 01:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>donnie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/Weblog/wordpress-2.0.3/wordpress/?p=39</guid>
		<description><![CDATA[Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan &#8230; <a href="http://blog.kayong.or.id/opini/aksi-prihatin-terhadap-skema-bisnis-anne-ahira/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kami, warga masyarakat dan komunitas Internet, merasa prihatin terhadap model bisnis yang diterapkan oleh Anne Ahira. Kami keberatan bahwa bisnis ini diasosiasikan dengan melakukan marketing di Internet. Marketing yang dilakukan di Internet sebenarnya adalah sesuatu yang baik dan wajar asalkan dilakukan dalam batas-batas etika dan kewajaran.<br />
Setelah melakukan penyelidikan, kami berkesimpulan bahwa bisnis ini hanyalah sebuah praktik skema piramida yang dibungkus dengan istilah Internet Marketing. Hal ini jelas terlihat dari apa yang harus dilakukan oleh setiap anggota Elite Team, yaitu merekrut empat anggota baru. Skema piramida sejatinya merupakan penghisapan oleh segelintir individu terhadap banyak orang. Menurut kami, Internet tidak perlu dikotori dengan pemasaran dari bisnis tidak jelas seperti itu. Silakan melakukan pemasaran via Internet sejauh masih dalam batas-batas kewajaran dan bisnisnya adalah bisnis yang baik dan jelas.<img src="http://localhost/Weblog/wordpress-2.0.3/wordpress/<a%20href=" />http://aaa.priyadi.net/aaa.gif&#8221; alt=&#8221;AA&#8221; align=&#8221;right&#8221; /></p>
<p>Lebih jauh lagi, kami melihat bahwa Elite Team menawarkan janji yang menyesatkan, yaitu menyatakan bahwa tujuan Elite Team adalah agar semua anggota Elite Team memperoleh penghasilan $6.688 perbulan, dan bahwa ini adalah tujuan yang realistis. Tetapi realitanya adalah: seandainya semua anggota Elite Team bekerja keras dan teguh pada regimen Elite Team, hanya 1 dari 341 orang, atau 0,29%(!) yang memperoleh $6.688 perbulan. Sangatlah jauh dari apa yang diakui sebagai tujuan realistis Elite Team.</p>
<p>Produk yang ditawarkan Anne Ahira/EliteTeam adalah keanggotaan representative (rep.) di Financial Freedom Society, Inc. (FFSI), di mana setiap rep. harus membayar $54,95 per bulan kepada FFSI. Setiap rep. memperoleh komisi dari menjual keanggotaan FFSI ke orang lain sehingga menjadi rep. baru. Orang yang direkrut ini disebut sebagai affiliate, atau di MLM lain dikenal dengan nama downline, dan setiap rep. juga memperoleh komisi dari penjualan yang dilakukan oleh downline-nya sampai empat tingkat downline.</p>
<p>Selain dari keanggotaan FFSI, boleh dibilang tidak ada produk atau jasa yang dijual oleh Anne Ahira dan Elite Team. Dalam sistem Elite Team, besar penghasilan bulanan seorang anggota tergantung dari jumlah downline FFSI-nya dan bagaimana struktur downline tersebut karena tidak ada atau hampir tidak ada penghasilan seorang anggota Elite Team selain dari komisi FFSI.<br />
Dengan perhitungan satu anggota mendapatkan 4 anggota baru, seperti yang dipraktikkan oleh Elite Team, maka hanya dalam 17 tingkat piramida jumlah anggota keseluruhan menjadi sebanyak 5.73 miliar. Sedangkan jumlah populasi manusia keseluruhan di dunia hanyalah 6.4 miliar. Jika seluruh 5.7 miliar manusia tersebut mengikuti program ini, maka hanya 89 juta orang yang akan berpenghasilan $6.688 perbulan. Sementara 5.3 miliar lainnya merugi!</p>
<p>Dengan demikian kami menghimbau masyarakat Internet untuk tidak mudah terjebak oleh iming-iming kekayaan yang dijanjikan oleh Anne Ahira, Elite Team maupun pihak-pihak lainnya. Kami berharap masyarakat Internet bisa menyadari adanya model bisnis semacam itu sehingga dapat lebih waspada. Kepada redaktur media massa juga kami berharap untuk selalu melakukan investigasi terlebih dahulu ketika membahas bisnis-bisnis yang tidak memiliki kejelasan seperti itu agar nantinya tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai promosi terselubung.</p>
<p>Internet, 29 Maret 2005</p>
<p>Tertanda,</p>
<p>Ad0n</p>
<p>?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.kayong.or.id/opini/aksi-prihatin-terhadap-skema-bisnis-anne-ahira/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

